Bedengan swadaya adalah Persemaian tanaman kehutanan baik buah-buahan maupun tanaman kayu-kayuan yang dibuat oleh Penyuluh Kehutanan. Tujuan pembuatan bedengan swadaya adalah antara lain untuk menunjang program unggulan di Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Pacitan yaitu SeGer TanPo AC yaitu Semua Gerak Tanam Pohon untuk Anak Cucu. Selain itu tujuan yang lain adalah untuk mempertahankan Populasi pohon/tegakan kayu di Kabupaten Pacitan dikarenakan penebangan yang luar biasa. Sebagai contoh, produksi kayu dari sektor hutan rakyat pertahun mencapai 200.000 m3 di tahun 2022. Hal ini tentunya mengancam populasi pohon ekonomis jika tidak disupport dengan swadaya. Apalagi hanya mengandalkan program dari pemerintah tentu tidaklah cukup.
Bedengan swadaya di wilayah kerja Kec. Pringkuku dibuat dua tempat. Yang pertama terdapat di Desa Glinggangan yang bekerjasama dengan KTH Alam Mulyo I dengan menyemaikan Bibit Sengon sebanyak 500 batang, bibit Gmelina 500 batang dan bibit alpukat 500 batang. Yang ke dua terdapat di Kantor CDK Pacitan, alasannya kenapa dibuat di Pacitan adalah sebagai pembanding tingkat keberhasilan antara yang dirawat oleh KTH dengan Penyuluh kehutanan. Selain itu untuk mengantisipasi kekurangan air yang disebabkan oleh kemarau panjang. Jumlah yang dibuat adalah 1500 batang bibit gmelina. Fungsi utama tanaman gmelina adalah untuk pakan ternak dan bisa juga dimanfaatkan kayunya.
Sebagai tambahan pengetahuan, ada tiga jenis fungsi hutan antara lain: fungsi yang pertama fungsi konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu. Hutan ini berfungsi sebagai tempat tinggal dan pelestarian keanekaragaman hayati, seperti tumbuhan dan satwa. Adapun jenis hutan ini dibagi lagi menjadi hutan suaka alam, hutan pelestarian alam, serta taman buru. Fungsi hutan yang kedua sebagai hutan lindung adalah hutan yang difungsikan untuk beberapa tujuan terkait pengendalian lingkungan. Misalnya hutan lindung untuk pengendalian bahaya banjir, pencegahan erosi, dan perlindungan satwa liar beserta ekosistemnya. Fungsi yang ke tiga hutan produksi: “Hutan produksi adalah areal hutan yang dipertahankan kawasan dan fungsinya untuk memproduksi hasil hutan demi kepentingan masyarakat.” Sebagai contoh, hutan produksi dimanfaatkan sumber dayanya untuk diambil kayu atau hasilnya, seperti getah karet dan minyak kelapa sawit.
Dengan membuat bedengan swadaya diharapkan dapat mengurangi jumlah kebutuhan bibit di masyarakat guna menciptakan lingkungan yang lestari tetapi kebutuhan ekonomi akan kayu tetap terjaga.
