Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Pacitan bertindak sebagai narasumber dalam program siaran interaktif Dialog Mitigasi Bencana “Kentongan” yang disiarkan oleh RRI Madiun pada Selasa, 15 September 2026.
Siaran yang dipandu oleh host RRI Madiun, Prita Audia, tersebut menghadirkan jajaran pejabat teknis dan Penyuluh Kehutanan dari CDK Wilayah Pacitan, di antaranya Bapak Suhardi, S.MP., M.M., Bapak Listiono Riadi, S.Hut., M.M., dan Bapak Heru Edi Santoso, S.Hut. Dialog ini ditayangkan secara live melalui gelombang udara RRI Madiun serta disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube RRI Madiun.

Generate by Ai
Dalam pemaparannya, Penyuluh Kehutanan CDK Wilayah Pacitan mengungkapkan bahwa hingga pertengahan September 2026, telah terdeteksi sebanyak 60 titik kebakaran di wilayah Kabupaten Pacitan. Sebagian besar titik rawan berada di kawasan dataran rendah yang rentan terhadap cuaca ekstrem, seperti Kecamatan Pacitan (kota), serta beberapa wilayah perbukitan di antaranya Punung, Arjosari, Tegalombo, Ngadirojo, dan Tulakan.
Penyuluh Kehutanan menekankan bahwa faktor cuaca panas dan terik musim kemarau bukanlah penyebab tunggal terjadinya kebakaran. Sekitar 90% kejadian kebakaran hutan dan lahan disebabkan oleh faktor kelalaian manusia, seperti:
- Pembuangan puntung rokok secara sembarangan di area serasah kering.
- Pembakaran serasah atau pembersihan lahan tanpa pengawasan (pembakaran liar).
- Kebiasaan membakar lahan dengan maksud memicu tumbuhnya tunas baru untuk pakan ternak.
Langkah Preventif dan Peran Masyarakat Peduli Api (MPA)
Untuk menekan angka kejadian Karhutla, CDK Wilayah Pacitan menggencarkan berbagai langkah preventif di lapangan, antara lain:
- Pemberdayaan Penyuluh Kehutanan: Mengoptimalkan peran penyuluh di tiap kecamatan untuk mengedukasi Kelompok Tani Hutan (KTH) dan warga sekitar kawasan hutan.
- Pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA): Mendorong pembentukan dan pembinaan kelompok MPA di tingkat desa sebagai garda terdepan penanganan dini kebakaran.
- Pemasangan Papan Imbauan: Memasang plakat larangan membakar hutan dan imbauan menjaga lingkungan di titik-titik rawan.
- Edukasi Teknis Penanganan Api: Mengedukasi warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara mandiri tanpa membuat sekat bakar (firebreak) serta selalu memastikan api telah padam sempurna sebelum ditinggalkan.
Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Mengingat kondisi geografis Kabupaten Pacitan yang didominasi pegunungan dan lereng curam, proses pemadaman api di medan ekstrem memerlukan koordinasi yang solid. CDK Wilayah Pacitan terus memperkuat sinergi bersama BPBD Kabupaten Pacitan, Perum Perhutani, TNI, Polri, serta relawan masyarakat.
Melalui program siaran “Kentongan” RRI Madiun ini, penyuluh kehutanan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan. Hutan yang terjaga bukan hanya mencegah bencana kebakaran, tetapi juga menjaga ketersediaan sumber mata air dan mencegah kekeringan di masa mendatang.
Dialog selengkapnya dapat disimak pada tautan player di bawah ini :
